PROFIL
Hadi Kurniawan
Level Keanggotaan
Peneliti/Dosen/Guru Besar
Institusi
Universitas Tanjungpura
Cabang
PERMI Kalimantan Barat
TENTANG HADI KURNIAWAN
Nama
Hadi Kurniawan
Hadi Kurniawan
About Me
PROFIL AKADEMIK HADI KURNIAWAN, S.Farm., M.Sc., Apt.
Hadi Kurniawan, S.Farm., M.Sc., Apt., adalah dosen tetap PNS dengan jabatan fungsional Lektor pada Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura (UNTAN), Pontianak, Indonesia, serta menjabat sebagai Kepala Laboratorium Kimia Farmasi.
Bidang keahliannya meliputi ilmu farmasi, khususnya jaminan kualitas obat dan makanan, analisis farmasi, bioanalisis, pengembangan dan validasi metode analisis, serta penerapan teknik analisis instrumental, antara lain spektrofotometri UV-Vis, kromatografi lapis tipis (KLT)-densitometri, kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT/HPLC), dan LC–MS/MS. Aktivitas akademiknya mencakup pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengembangan ilmu farmasi, pengelolaan laboratorium, publikasi ilmiah, penulisan buku, pengembangan kekayaan intelektual, dan kolaborasi penelitian.
1. Pendidikan dan Pengajaran
Dalam bidang pendidikan, ia berkontribusi pada pembelajaran analisis farmasi, analisis instrumental, dan pemastian mutu sediaan farmasi. Ia membimbing penelitian mahasiswa serta mendorong integrasi pembelajaran berbasis kompetensi dengan praktik penelitian. Sebagai Kepala Laboratorium Kimia Farmasi, ia mengoordinasikan pemanfaatan fasilitas dan instrumen laboratorium untuk kegiatan praktikum, penelitian, dan pengembangan keterampilan analitis mahasiswa.
Kontribusi pendidikan juga diwujudkan melalui penulisan buku ajar dan modul pembelajaran, khususnya dalam bidang biokimia, kimia organik, sintesis obat, dan kimia medisinal. Ia mendukung peningkatan mutu akademik melalui pengembangan bahan pembelajaran, kolaborasi penelitian dan publikasi bersama dosen serta mahasiswa, serta pemanfaatan fasilitas laboratorium untuk memperkuat kompetensi analitis calon tenaga kefarmasian.
2. Penelitian dan Pengembangan Ilmu
Minat penelitiannya mencakup pengembangan dan validasi metode analisis untuk sampel farmasi, pangan, kosmetik, dan biologis; karakterisasi fitokimia; penetapan kadar metabolit sekunder; evaluasi aktivitas antioksidan, antidiabetes, antihipertensi, dan antibakteri; serta kajian keamanan dan toksisitas bahan alam. Penelitiannya mengintegrasikan analisis instrumental, pengujian biologis, dan karakterisasi bahan untuk mendukung pemanfaatan sumber daya lokal Indonesia dalam pengembangan produk kesehatan.
Publikasi penelitiannya meliputi “Sub-chronic Toxicity: Biochemical and Histopathological Profiling of Cincalok Oil in Wistar Rats” dalam Journal of Research in Pharmacy (2025), yang mengkaji keamanan minyak cincalok melalui evaluasi biokimia dan histopatologi; “In Vitro and In Silico Evaluation of Calcined Chicken Eggshell Powder as an Antibacterial Agent Against Staphylococcus aureus” dalam Makara Journal of Science (2026), yang mengevaluasi potensi antibakteri serbuk cangkang telur ayam terkalsinasi; “Characterization and Antioxidant Activity of Banana Peels, Pineapple Peels, and Combination Extracts of both Peels as Raw Materials in the Development of Hard Candy” dalam Majalah Obat Tradisional (2022), yang mengeksplorasi potensi ekstrak kulit pisang dan kulit nanas; serta “Profil Kadar Metabolit Sekunder: Steroid, Alkaloid, dan Tanin Ekstrak Daun Bintangur (Calophyllum soulattri)” dalam Sasambo Journal of Pharmacy (2024), yang berfokus pada karakterisasi fitokimia tanaman lokal.
Landasan penelitiannya diperkuat oleh pendidikan magister Ilmu Farmasi di Universitas Gadjah Mada. Tesisnya pada 2014 berjudul “Uji Aktivitas Hipoglikemik Fraksi Etanol dan Residu Dekokta Herba Sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees) melalui Aksi Antioksidan dan Peningkatan Translokasi Protein GLUT-4 pada Tikus Resisten Insulin”. Penelitian tersebut mengkaji aktivitas hipoglikemik sambiloto melalui evaluasi kadar glukosa darah, aktivitas antioksidan, kandungan flavonoid, dan translokasi protein GLUT-4.
Ke depan, ia mengembangkan minat pada bioanalisis, metabolomik, dan penelitian translasi untuk menghubungkan pengembangan metode analisis dengan evaluasi aktivitas biologis, keamanan bahan, dan kebutuhan kesehatan. Ia juga berkontribusi dalam peningkatan mutu publikasi ilmiah melalui keterlibatan sebagai reviewer pada Journal Pharmacy of Tanjungpura (JPOP) dan SINTEZA.
3. Karya Buku dan Kekayaan Intelektual
Selain menghasilkan publikasi artikel ilmiah, ia berkontribusi dalam penulisan buku ajar, modul pembelajaran, buku saku, dan buku edukasi kesehatan. Karya-karya tersebut mendukung pengembangan ilmu farmasi, peningkatan kompetensi mahasiswa, serta literasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam penggunaan obat yang rasional, imunisasi, pencegahan penyakit, biokimia, dan kimia medisinal.
Karya buku yang telah dihasilkan meliputi:
1. Buku Ajar: Biokimia. ISBN 978-602-52620-5-0. Penerbit: Enggang Media.
2. Buku Saku Covid-19. ISBN 978-623-6221-27-3. Penerbit: Pustaka Rumah Aloy.
3. Buku Saku Membuat Sabun. ISBN 978-623-94719-5-8. Penerbit: Polita Press.
4. Modul Ajar Pemahaman Kimia Organik: Pengantar Sintesis Obat dan Kimia Medisinal Obat. ISBN: 978-623-75714-8-3. Penerbit: Untan Press.
5. Edukasi Vaksin Covid-19. ISBN 978-623-64038-0-8. Penerbit: Top Indonesia.
6. Buku Ajar Farmasi Kesehatan Masyarakat: Cerdas Menggunakan Obat dan Pentingnya Imunisasi. ISBN 978-623-84590-0-1. Penerbit: Top Indonesia.
Karya-karya tersebut mencerminkan kontribusinya dalam pengembangan sumber pembelajaran bagi pendidikan tinggi dan penyebarluasan pengetahuan kesehatan kepada masyarakat. Buku ajar dan modul mendukung proses pembelajaran farmasi, sedangkan buku saku dan buku edukasi berkontribusi pada peningkatan pemahaman mengenai penggunaan obat yang tepat, pencegahan penyakit, imunisasi, serta keterampilan pembuatan produk sederhana.
Dalam bidang kekayaan intelektual, Buku Saku Membuat Sabun tercatat dengan nomor EC00202207444. Selain itu, profil SINTA mencantumkan karya “Formulasi Salep Cangkang Telur Ayam sebagai Antibakteri terhadap Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA)”, dengan nomor yang ditampilkan IDS000012194 (2026). Karya tersebut berkaitan dengan pengembangan sediaan berbahan cangkang telur ayam dan eksplorasi potensi antibakteri terhadap bakteri yang resistan terhadap antibiotik.
Profil SINTA juga mencantumkan karya dokumentasi kegiatan KKN Farmasi UNTAN tahun 2025, yaitu “Perjalanan KKN Unit 7 Farmasi UNTAN: Mengukir Bakti di Desa Kapur” dan “Kegiatan KKN Unit 7 Farmasi UNTAN: Upaya Edukasi Masyarakat dalam Mencegah dan Menanggulangi Maag melalui Media Edukasi dan Produk Alami di Desa Kapur Kecamatan Sungai Raya”. Karya-karya tersebut mendukung dokumentasi dan diseminasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Pengembangan buku dan kekayaan intelektual tersebut menjadi bagian dari upaya menghubungkan pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui pengembangan luaran akademik yang relevan, ia berupaya memperkuat penerapan ilmu farmasi serta mendukung pengembangan produk dan edukasi kesehatan berbasis pengetahuan ilmiah.
4. Pengabdian kepada Masyarakat
Dalam bidang pengabdian, ia aktif melaksanakan edukasi penggunaan obat yang rasional dan promosi kesehatan bagi masyarakat di Kalimantan Barat. Kegiatannya meliputi edukasi DaGuSiBu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang obat), edukasi swamedikasi dispepsia berbasis kasus dan video, pengembangan video edukasi mengenai maag dan gastroesophageal reflux disease (GERD), edukasi keamanan penggunaan obat herbal, serta promosi kesehatan tentang hipertensi dan kolesterol.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, mendukung penggunaan obat yang aman, tepat, dan bertanggung jawab, serta mendorong pemanfaatan informasi kesehatan yang dapat dipertanggungjawabkan. Penulisan buku edukasi dan dokumentasi kegiatan pengabdian menjadi salah satu bentuk diseminasi pengetahuan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pemangku kepentingan kesehatan.
5. Kepemimpinan dan Kontribusi Profesional
Sebagai Kepala Laboratorium Kimia Farmasi, ia berperan dalam penguatan tata kelola laboratorium, optimalisasi fasilitas dan instrumen analisis, pengembangan sistem manajemen mutu, serta peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Ia mendorong pemanfaatan laboratorium secara efektif untuk mendukung pendidikan, penelitian, dan kolaborasi akademik, dengan mengutamakan mutu, keselamatan, dan integritas ilmiah.
Di bidang profesi, ia turut berperan sebagai pengurus Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kalimantan Barat. Keterlibatan dalam organisasi profesi tersebut mendukung pengembangan profesionalisme apoteker, penguatan jejaring profesi, serta peningkatan kontribusi tenaga kefarmasian dalam pelayanan kesehatan, pendidikan, dan penelitian.
Kompetensi profesionalnya diperkuat melalui berbagai sertifikat kompetensi, registrasi, dan pelatihan yang relevan dengan penelitian, praktik kefarmasian, pengembangan produk, pendidikan, etika penelitian, serta keselamatan laboratorium. Riwayat sertifikasi dan pelatihan yang dimiliki meliputi:
1. 2020 — Applied Good Clinical Practice (GCP), sertifikat kompetensi dari The Indonesian Association for the Study of Medicinals (IASMED).
2. 2022 — Etik Dasar Lanjut (EDL), sertifikat kompetensi dari Komite Etik Penelitian dan Pelayanan Indonesia (KEPPIN).
3. 2023 — Sertifikat Kompetensi Apoteker Indonesia, diterbitkan oleh Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia.
4. 2024 — Surat Tanda Registrasi Apoteker (STRA), diterbitkan oleh Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia.
5. 2024 — Strategic Business Plan and Product Development, pelatihan dari MarkPlus Institute.
6. 2024 — Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal, dari Lembaga Pendamping PPH Universitas Airlangga.
7. 2024 — Sertifikat Pendidik Bidang Analisis Farmasi dan Kimia Medisinal, dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
8. 2025 — Pelatihan dan Sertifikasi Petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Laboratorium, diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi (BNSP).
Rangkaian kompetensi tersebut mendukung pelaksanaan tugas akademik dan profesional, terutama dalam penerapan prinsip etik penelitian, praktik klinis yang baik, pelayanan kefarmasian, pengembangan produk, pendampingan produk halal, pembelajaran profesional, serta pengelolaan laboratorium yang aman dan bermutu.
6. Relevansi dan Kontribusi bagi Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia (PERMI)
Melalui keanggotaan Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia (PERMI), ia berharap memperluas jejaring ilmiah dan kolaborasi interdisipliner antara bidang farmasi, analisis kimia, dan mikrobiologi. Fokus kontribusi yang ingin dikembangkan meliputi penelitian aktivitas antibakteri, eksplorasi kandidat antimikroba berbasis bahan alam dan sumber daya lokal Indonesia, evaluasi keamanan bahan dan sediaan, serta pengembangan dan validasi metode analisis untuk mendukung penelitian mikrobiologi.
Pengalaman dalam pengembangan metode analisis, karakterisasi bahan alam, evaluasi aktivitas biologis, pengelolaan laboratorium, dan penelitian keamanan bahan menjadi landasan untuk mendukung penelitian kolaboratif yang menghubungkan karakterisasi kimia dengan aktivitas biologis. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas penelitian, pengembangan inovasi dan kekayaan intelektual, serta penerapan hasil penelitian untuk mendukung kesehatan masyarakat.
Ia berkomitmen berkontribusi dalam pengembangan ilmu farmasi dan mikrobiologi, peningkatan mutu penelitian, penguatan kolaborasi lintas disiplin, serta pemanfaatan hasil riset secara bertanggung jawab bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kesehatan masyarakat.
PROFIL AKADEMIK HADI KURNIAWAN, S.Farm., M.Sc., Apt.
Hadi Kurniawan, S.Farm., M.Sc., Apt., adalah dosen tetap PNS dengan jabatan fungsional Lektor pada Program Studi Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Tanjungpura (UNTAN), Pontianak, Indonesia, serta menjabat sebagai Kepala Laboratorium Kimia Farmasi.
Bidang keahliannya meliputi ilmu farmasi, khususnya jaminan kualitas obat dan makanan, analisis farmasi, bioanalisis, pengembangan dan validasi metode analisis, serta penerapan teknik analisis instrumental, antara lain spektrofotometri UV-Vis, kromatografi lapis tipis (KLT)-densitometri, kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT/HPLC), dan LC–MS/MS. Aktivitas akademiknya mencakup pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengembangan ilmu farmasi, pengelolaan laboratorium, publikasi ilmiah, penulisan buku, pengembangan kekayaan intelektual, dan kolaborasi penelitian.
1. Pendidikan dan Pengajaran
Dalam bidang pendidikan, ia berkontribusi pada pembelajaran analisis farmasi, analisis instrumental, dan pemastian mutu sediaan farmasi. Ia membimbing penelitian mahasiswa serta mendorong integrasi pembelajaran berbasis kompetensi dengan praktik penelitian. Sebagai Kepala Laboratorium Kimia Farmasi, ia mengoordinasikan pemanfaatan fasilitas dan instrumen laboratorium untuk kegiatan praktikum, penelitian, dan pengembangan keterampilan analitis mahasiswa.
Kontribusi pendidikan juga diwujudkan melalui penulisan buku ajar dan modul pembelajaran, khususnya dalam bidang biokimia, kimia organik, sintesis obat, dan kimia medisinal. Ia mendukung peningkatan mutu akademik melalui pengembangan bahan pembelajaran, kolaborasi penelitian dan publikasi bersama dosen serta mahasiswa, serta pemanfaatan fasilitas laboratorium untuk memperkuat kompetensi analitis calon tenaga kefarmasian.
2. Penelitian dan Pengembangan Ilmu
Minat penelitiannya mencakup pengembangan dan validasi metode analisis untuk sampel farmasi, pangan, kosmetik, dan biologis; karakterisasi fitokimia; penetapan kadar metabolit sekunder; evaluasi aktivitas antioksidan, antidiabetes, antihipertensi, dan antibakteri; serta kajian keamanan dan toksisitas bahan alam. Penelitiannya mengintegrasikan analisis instrumental, pengujian biologis, dan karakterisasi bahan untuk mendukung pemanfaatan sumber daya lokal Indonesia dalam pengembangan produk kesehatan.
Publikasi penelitiannya meliputi “Sub-chronic Toxicity: Biochemical and Histopathological Profiling of Cincalok Oil in Wistar Rats” dalam Journal of Research in Pharmacy (2025), yang mengkaji keamanan minyak cincalok melalui evaluasi biokimia dan histopatologi; “In Vitro and In Silico Evaluation of Calcined Chicken Eggshell Powder as an Antibacterial Agent Against Staphylococcus aureus” dalam Makara Journal of Science (2026), yang mengevaluasi potensi antibakteri serbuk cangkang telur ayam terkalsinasi; “Characterization and Antioxidant Activity of Banana Peels, Pineapple Peels, and Combination Extracts of both Peels as Raw Materials in the Development of Hard Candy” dalam Majalah Obat Tradisional (2022), yang mengeksplorasi potensi ekstrak kulit pisang dan kulit nanas; serta “Profil Kadar Metabolit Sekunder: Steroid, Alkaloid, dan Tanin Ekstrak Daun Bintangur (Calophyllum soulattri)” dalam Sasambo Journal of Pharmacy (2024), yang berfokus pada karakterisasi fitokimia tanaman lokal.
Landasan penelitiannya diperkuat oleh pendidikan magister Ilmu Farmasi di Universitas Gadjah Mada. Tesisnya pada 2014 berjudul “Uji Aktivitas Hipoglikemik Fraksi Etanol dan Residu Dekokta Herba Sambiloto (Andrographis paniculata (Burm.f.) Nees) melalui Aksi Antioksidan dan Peningkatan Translokasi Protein GLUT-4 pada Tikus Resisten Insulin”. Penelitian tersebut mengkaji aktivitas hipoglikemik sambiloto melalui evaluasi kadar glukosa darah, aktivitas antioksidan, kandungan flavonoid, dan translokasi protein GLUT-4.
Ke depan, ia mengembangkan minat pada bioanalisis, metabolomik, dan penelitian translasi untuk menghubungkan pengembangan metode analisis dengan evaluasi aktivitas biologis, keamanan bahan, dan kebutuhan kesehatan. Ia juga berkontribusi dalam peningkatan mutu publikasi ilmiah melalui keterlibatan sebagai reviewer pada Journal Pharmacy of Tanjungpura (JPOP) dan SINTEZA.
3. Karya Buku dan Kekayaan Intelektual
Selain menghasilkan publikasi artikel ilmiah, ia berkontribusi dalam penulisan buku ajar, modul pembelajaran, buku saku, dan buku edukasi kesehatan. Karya-karya tersebut mendukung pengembangan ilmu farmasi, peningkatan kompetensi mahasiswa, serta literasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam penggunaan obat yang rasional, imunisasi, pencegahan penyakit, biokimia, dan kimia medisinal.
Karya buku yang telah dihasilkan meliputi:
1. Buku Ajar: Biokimia. ISBN 978-602-52620-5-0. Penerbit: Enggang Media.
2. Buku Saku Covid-19. ISBN 978-623-6221-27-3. Penerbit: Pustaka Rumah Aloy.
3. Buku Saku Membuat Sabun. ISBN 978-623-94719-5-8. Penerbit: Polita Press.
4. Modul Ajar Pemahaman Kimia Organik: Pengantar Sintesis Obat dan Kimia Medisinal Obat. ISBN: 978-623-75714-8-3. Penerbit: Untan Press.
5. Edukasi Vaksin Covid-19. ISBN 978-623-64038-0-8. Penerbit: Top Indonesia.
6. Buku Ajar Farmasi Kesehatan Masyarakat: Cerdas Menggunakan Obat dan Pentingnya Imunisasi. ISBN 978-623-84590-0-1. Penerbit: Top Indonesia.
Karya-karya tersebut mencerminkan kontribusinya dalam pengembangan sumber pembelajaran bagi pendidikan tinggi dan penyebarluasan pengetahuan kesehatan kepada masyarakat. Buku ajar dan modul mendukung proses pembelajaran farmasi, sedangkan buku saku dan buku edukasi berkontribusi pada peningkatan pemahaman mengenai penggunaan obat yang tepat, pencegahan penyakit, imunisasi, serta keterampilan pembuatan produk sederhana.
Dalam bidang kekayaan intelektual, Buku Saku Membuat Sabun tercatat dengan nomor EC00202207444. Selain itu, profil SINTA mencantumkan karya “Formulasi Salep Cangkang Telur Ayam sebagai Antibakteri terhadap Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus (MRSA)”, dengan nomor yang ditampilkan IDS000012194 (2026). Karya tersebut berkaitan dengan pengembangan sediaan berbahan cangkang telur ayam dan eksplorasi potensi antibakteri terhadap bakteri yang resistan terhadap antibiotik.
Profil SINTA juga mencantumkan karya dokumentasi kegiatan KKN Farmasi UNTAN tahun 2025, yaitu “Perjalanan KKN Unit 7 Farmasi UNTAN: Mengukir Bakti di Desa Kapur” dan “Kegiatan KKN Unit 7 Farmasi UNTAN: Upaya Edukasi Masyarakat dalam Mencegah dan Menanggulangi Maag melalui Media Edukasi dan Produk Alami di Desa Kapur Kecamatan Sungai Raya”. Karya-karya tersebut mendukung dokumentasi dan diseminasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Pengembangan buku dan kekayaan intelektual tersebut menjadi bagian dari upaya menghubungkan pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui pengembangan luaran akademik yang relevan, ia berupaya memperkuat penerapan ilmu farmasi serta mendukung pengembangan produk dan edukasi kesehatan berbasis pengetahuan ilmiah.
4. Pengabdian kepada Masyarakat
Dalam bidang pengabdian, ia aktif melaksanakan edukasi penggunaan obat yang rasional dan promosi kesehatan bagi masyarakat di Kalimantan Barat. Kegiatannya meliputi edukasi DaGuSiBu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang obat), edukasi swamedikasi dispepsia berbasis kasus dan video, pengembangan video edukasi mengenai maag dan gastroesophageal reflux disease (GERD), edukasi keamanan penggunaan obat herbal, serta promosi kesehatan tentang hipertensi dan kolesterol.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, mendukung penggunaan obat yang aman, tepat, dan bertanggung jawab, serta mendorong pemanfaatan informasi kesehatan yang dapat dipertanggungjawabkan. Penulisan buku edukasi dan dokumentasi kegiatan pengabdian menjadi salah satu bentuk diseminasi pengetahuan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan pemangku kepentingan kesehatan.
5. Kepemimpinan dan Kontribusi Profesional
Sebagai Kepala Laboratorium Kimia Farmasi, ia berperan dalam penguatan tata kelola laboratorium, optimalisasi fasilitas dan instrumen analisis, pengembangan sistem manajemen mutu, serta peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Ia mendorong pemanfaatan laboratorium secara efektif untuk mendukung pendidikan, penelitian, dan kolaborasi akademik, dengan mengutamakan mutu, keselamatan, dan integritas ilmiah.
Di bidang profesi, ia turut berperan sebagai pengurus Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kalimantan Barat. Keterlibatan dalam organisasi profesi tersebut mendukung pengembangan profesionalisme apoteker, penguatan jejaring profesi, serta peningkatan kontribusi tenaga kefarmasian dalam pelayanan kesehatan, pendidikan, dan penelitian.
Kompetensi profesionalnya diperkuat melalui berbagai sertifikat kompetensi, registrasi, dan pelatihan yang relevan dengan penelitian, praktik kefarmasian, pengembangan produk, pendidikan, etika penelitian, serta keselamatan laboratorium. Riwayat sertifikasi dan pelatihan yang dimiliki meliputi:
1. 2020 — Applied Good Clinical Practice (GCP), sertifikat kompetensi dari The Indonesian Association for the Study of Medicinals (IASMED).
2. 2022 — Etik Dasar Lanjut (EDL), sertifikat kompetensi dari Komite Etik Penelitian dan Pelayanan Indonesia (KEPPIN).
3. 2023 — Sertifikat Kompetensi Apoteker Indonesia, diterbitkan oleh Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia.
4. 2024 — Surat Tanda Registrasi Apoteker (STRA), diterbitkan oleh Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia.
5. 2024 — Strategic Business Plan and Product Development, pelatihan dari MarkPlus Institute.
6. 2024 — Pelatihan Pendamping Proses Produk Halal, dari Lembaga Pendamping PPH Universitas Airlangga.
7. 2024 — Sertifikat Pendidik Bidang Analisis Farmasi dan Kimia Medisinal, dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
8. 2025 — Pelatihan dan Sertifikasi Petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Laboratorium, diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi (BNSP).
Rangkaian kompetensi tersebut mendukung pelaksanaan tugas akademik dan profesional, terutama dalam penerapan prinsip etik penelitian, praktik klinis yang baik, pelayanan kefarmasian, pengembangan produk, pendampingan produk halal, pembelajaran profesional, serta pengelolaan laboratorium yang aman dan bermutu.
6. Relevansi dan Kontribusi bagi Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia (PERMI)
Melalui keanggotaan Perhimpunan Mikrobiologi Indonesia (PERMI), ia berharap memperluas jejaring ilmiah dan kolaborasi interdisipliner antara bidang farmasi, analisis kimia, dan mikrobiologi. Fokus kontribusi yang ingin dikembangkan meliputi penelitian aktivitas antibakteri, eksplorasi kandidat antimikroba berbasis bahan alam dan sumber daya lokal Indonesia, evaluasi keamanan bahan dan sediaan, serta pengembangan dan validasi metode analisis untuk mendukung penelitian mikrobiologi.
Pengalaman dalam pengembangan metode analisis, karakterisasi bahan alam, evaluasi aktivitas biologis, pengelolaan laboratorium, dan penelitian keamanan bahan menjadi landasan untuk mendukung penelitian kolaboratif yang menghubungkan karakterisasi kimia dengan aktivitas biologis. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas penelitian, pengembangan inovasi dan kekayaan intelektual, serta penerapan hasil penelitian untuk mendukung kesehatan masyarakat.
Ia berkomitmen berkontribusi dalam pengembangan ilmu farmasi dan mikrobiologi, peningkatan mutu penelitian, penguatan kolaborasi lintas disiplin, serta pemanfaatan hasil riset secara bertanggung jawab bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kesehatan masyarakat.
Personal Website
hadikurniawanapt.blogspot.com
hadikurniawanapt.blogspot.com
Bidang Minat
Pharmaceutical Microbiology
Pharmaceutical Microbiology
PENDIDIKAN
Gelar: -
Jurusan:
Universitas:
Tahun:
Jurusan:
Universitas:
Tahun:
Gelar: -
Jurusan:
Universitas:
Tahun:
Jurusan:
Universitas:
Tahun:
Gelar: -
Jurusan:
Universitas:
Tahun:
Jurusan:
Universitas:
Tahun:
SERTIFIKASI
PUBLIKASI
PRESTASI
ARTIKEL DARI HADI KURNIAWAN
